Perbedaan Cara Berikir Orang Kaya dan Orang Gagal

apesPercayalan, tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak pernah mengalami kegagalan. Orang sukses dan kaya sekalipun pernah merasakan kegagalan demi kegagalan yang begitu pahit. Sudah jelas bahwa kegagalan merupakan hal yang wajar terjadi dalam kehidupan masnusia. Kegagalan yang Anda alami menAndakan bahwa Anda telah melakukan usaha dan percobaan. Hanya mereka yang tidak pernah mencoba dan berusahalah yang tidak tahu bagaimana rasanya kegagalan. Hal terpenting adalah bagaimana Anda menyikapi kegagalan tersebut. Kesuksesan memang benar-benar harus Anda jemput. Jangan sampai kegagalan tersebut terus berulang hingga Anda merasa frustasi. Lalu bagaimana cara menghentikan kegagalan? Ternayata ada beberapa perbedaan pola pikir antara orang yang sukses dan kaya dengan mereka yang menganggap dirinya sebagai orang yang gagal. Jika Anda masih merasa susah dan berat untuk menjadi kaya, maka penting bagi Anda untuk mengubah pola pikir Anda sekarang juga.

  1. Orang gagal selalu berada di zona nyaman

Hampir semua orang yang berhasil meraih kesuksesan dan kekayaan justru adalah mereka yang berani menghadapi kegagalan. Orang kaya akan terus belajar dari kegagalan yang pernah dialami. Mereka tidak berhenti dan terpuruk ketika kegagalan terus menghampiri. Namun, mereka terus mencoba untuk mencari peluang yang ada. Sedangkan orang gagal terbiasa dengan berada di zona nyaman (comfort zone). Mereka tidak ingin melepaskan diri untuk melangkah ke suatu tantangan baru. Padahal di tantangan yang baru tersebut terdapat peluang yang bisa mengubah hidup mereka. Terlebih lagi, orang gagal cenderung mengikuti orang lain sehingga mereka melewatkan berbagai peluang yang ada di hadapan mereka. Orang-orang yang sukses dan kaya juga tidak hanya sibuk mencari peluang yang ada namun mereka juga terus mencari serta mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya yang dapat bermanfaat di dalam kehidupan. Mereka tidak ragu untuk belajar berbagai hal baru serta membicarakan gagasan-gagasan baru yang mungkin belum pernah dipikirkan orang lain sebelumnya. Di sisi lain, orang gagal lebih banyak diam dan berpikir bahwa kemampuan yang mereka miliki sudah cukup, serta memilih untuk lebih melihat kepada kekurangan orang lain serta pada hambatan yang ada di kehidupan mereka.

  1. Orang gagal lebih tertutup

Hal pembeda lainnya adalah mengenai hubungan mereka terhadap manusia lainnya. Selain selalu berusaha untuk terus memperbaiki kualitas diri, orang kaya juga terbuka terhadap orang lain. Mereka akan menerima kritik dan saran dari orang lain dan menyaringnya agar mereka pun dapat kembali mengevaluasi diri. Mereka juga akan cenderung memperhatikan cara orang lain meraih kesuksesan dan tidak ragu dalam membantu orang lain untuk meraih kesuksesan yang sama. Berbeda halnya dengan orang gagal yang lebih memilih untuk menutup diri terhadap masukan dan lebih banyak memberi kritik yang menjatuhkan orang lain. Mereka beranggapan bahwa kegagalan mereka adalah akibat dari kesalahan orang dan lebih memilih untuk sekedar membenci orang-orang yang kaya dan sukses dibandingkan memikirkan bagaimana cara untuk mencapai kesuksesan, bahkan mereka yang gagal biasanya tidak ragu untuk menjatuhkan orang lain demi keuntungan diri mereka sendiri. Intinya bahwa orang gagal selalu mencari kambing hitam dari kegagalan yang dialami. Mereka tidak pernah merasa bersalah, sehingga tidak ada introspeksi dan evaluasi terhadap diri sendiri.

  1. Orang gagal merasa cepat puas

Jika Anda ingin menjadi orang sukses dan kaya, hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana cara Anda mengelola keuangan Anda. Orang yang sukses tidak akan cepat puas dengan apa yang dimilikinya saat ini. Mereka menganggap bahwa apa yang didapatkan di hari esok bisa jauh lebih besar dibandingkan dengan hari ini. Selain itu, jika Anda ingin menjadi orang kaya, maka Anda harus dapat membedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Banyak orang yang terlihat bekerja keras namun tetap belum berhasil untuk mengubah hidup. Hal ini karena mereka tidak bisa membedakan antara kedua hal tersebut. Sebagai akibatnya, uang yang mereka terima pun habis hanya untuk bersenang-senang atau membeli barang yang kurang penting. Lebih parahnya lagi, banyak orang gagal yang kemudian terlibat hutang karena tidak bisa menentukan prioritas dalam hidup mereka.

Biasanya orang gagal itu tidak mengerti bagaimana mendapatkan penghasilan tambahan tanpa modal dari invstasi jangka pendek online merupakan cara cepat dapat uang sehingga mereka selalu gagal. Sedangkan orang yang sukses dapat menunda keinginan untuk bersenang-senang dan memfokuskan pikirannya kepada tujuan hidupnya di masa depan. Oleh karea itu, segera perbaiki pola pikir Anda untuk menjadi kaya.

Comments are closed.